Advertisements

S3 di Korea?

Hi Hi Hi, Welcome Back~

Melanjutkan postingan pertama gw, di postingan ini gw mau menceritakan tentang alasan kenapa gw bisa melanjutkan S3 di Korea? Well, menurut gw, ini pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke gw sama orang yang baru pertama kali kenal gw. Di usia yang menurut gw masih muda, tanpa pengalaman kerja di perusahaan orang, kok gw bisa ya menjalani pendidikan S3 sekarang. Gw bukan tipikal orang yang pinter banget, bukan orang yang suka duduk diem baca buku, bukan juga orang yang ada minat jadi dosen, bukan juga orang yang suka belajar. Kalo dipikirkan alasannya, sebetulnya gak ada alasan yang pasti juga karena semuanya hanya berdasarkan naluri/nafsu aja. Well, sebetulnya semuanya dimulai dari tahun 2010. Lets go back to the year of 2010.

Okay, pada tahun 2010, gw masih mahasiswa S1 di salah satu kampus di Jakarta. Waktu itu gw memegang peranan penting di organisasi mahasiswa jurusan yang membuat gw bisa punya kesempatan untuk mengobrol dengan bapak dan ibu jurusan. Kalo diingat-ingat, tahun 2010 itu lagi ngeboomingnya lagu-lagu Korea (Super Junior, Girls Generation, 2NE1, etc). Ya, gw bisa dibilang termasuk salah satu yang menggemarinya walau gak sampe level fanatik ya. Lalu, pas gw lagi ada rapat dengan salah satu bapak dosen jurusan, gw ditawari untuk ikut program summer school di Korea yang pada saat itu menurut gw sangat murah untuk 3 minggu. Programnya uda termasuk makan pagi dan malam + tempat tinggal + biaya summer school. Begitu mendengar program tersebut, langsunglah gw menanyakan izin ke orang tua gw untuk mengikuti program tersebut. *maklum waktu itu masih mahasiswa yang bergantung pada orang tua. Karena gw belum pernah keluar negeri juga dan ada kesempatan untuk membangun jaringan internasional, pada akhirnya gw diberikan izin untuk mengikuti program tersebut.

Ternyata, mengikuti program tersebut membuka mata gw kalo teknologi dan gaya hidup di Korea sangat berbeda bila dibandingkan dengan Indonesia. Banyakanya fasilitas umum dan kehidupan yang bebas membuat gw sangat menikmati hidup gw di Korea yang singkat itu (cuma 3 minggu). Gw ketemu teman2 dari berbagai negara, bermain sepuasnya, dan menikmati rasanya bersantai santai di taman terbuka sekitar rumah / sungai yang bersih. Menurut gw waktu 3 minggu sangat singkat dan hal itu membuat gw pengen balik lagi ke Korea entah bagaimanapun caranya. *Perlu dicatat gw ke Korea bukan untuk mengejar artis tapi untuk menikmati gaya hidup yang gw rasakan pas summer school.^^

Kebetulan pas mengikuti kegiatan belajar di summer school, gw bertemu beberapa Professor yang menawarkan lowongan untuk melanjutkan pendidikan S2 di kampusnya masing-masing. Ada yang riset mengenai game, ada yang riset mengenai image processing, ada yang riset mengenai yang lain juga. Jujur si waktu itu gw tertarik banget sama riset mengenai game, karena skripsi S1 gw juga mengenai itu. Tapi sayangnya, kalo gw mengambil riset tentang itu, kemungkinan gw dapet beasiswa full tuition itu sangat kecil dan uang saku yang gw dapat juga menurut gw sangat kecil. Oleh karena itu, gw memutuskan untuk mengambil jurusan yang punya riset mengenai image processing di kampus yang punya kemungkinan besar untuk mendapatkan beasiswa full tuition. Selain itu, Professornya juga uda memberikan gambaran uang bulanan yang akan gw terima selama gw menjalani S2 di lab dia. *Uang bulanannya waktu itu masih terhitung lebih besar daripada gaji fresh graduate S1 pada saat itu.

Setelah gw memutuskan untuk mengambil S2 dan berdiskusi dengan Professor. Gw disarankan untuk mengambil kursus bahasa Korea sembari menjalani masa intern di lab Professor gw. Kebetulan ada periode kosong dimana gw menunggu jadwal kelulusan gw, jadinya gw mendaftar untuk ngambil kursus bahasa selama 6 bulan. Gw sangat menantikan saat dimana gw kembali lagi ke Korea untuk kursus bahasa terlebih dahulu dan gw masih belum punya kepikiran untuk S3 sebetulnya.Yang ada di pikiran gw itu, gw excited gw bisa kembali ke Korea lagi.. Yeayyy.

Teng Ting Teng, akhirnya tiba juga hari dimana gw berangkat ke Korea. Saat itu gw masih berpikir kalo gw cuma mau S2 aja di Korea si lalu kerja di Korea biar bisa tinggal di Korea agak lamaan. Sampai terjadi pada suatu event yang membuat hidup gw berubah. Gw nyampe di Korea pagi jam 10 an. Lalu, gw ke asrama kursus bahasa gw yang jaraknya itu cukup jauh dari kampus. Setelah sampai di asrama, hal yang gw lakukan awal-awal itu adalah menelpon Professor gw dan memberikan kabar kalo gw udah sampai. Professor gw waktu itu sangat senang menerima kedatangan gw dan menyuruh gw datang ke kantornya sorenya agar bisa bertemu dengan dia dan member lab dia (sekalian makan malam bareng). Setelah gw beres2 persiapan di kamar gw, berangkatlah gw ke kampus untuk ketemu Professor gw. Pada saat bertemu, kita ngbrol2 ringan sampai di saatnya Professor nanya tentang tujuan gw setelah lulus. Seperti pada umumnya pencari beasiswa, jawaban gw itu jawaban umum yaitu ingin kembali ke Indonesia jadi dosen atau apapun lah yang kelihatannya punya nilai plus buat pemberi beasiswa. Mendengar hal itu, Professor gw langsung menawarkan bagaimana kalo ngambil S2-S3 saja langsung agar bisa meniti karir lebih baik lagi. Well, gw gak terpikirkan sebelumnya seberapa susah S3 atau kehidupan S3 itu seperti apa. Tapi gak nyampe 1 menit, gw bilang itu adalah rekomendasi yang bagus (Sebetulnya karena gw pingin tinggal lebih lamaan di Korea si). Akhirnya kehidupan gw berubah karena 1 menit tersebut.

Setelah itu, gw jalani deh masa masa S2-S3 gw selama ini. Tidak terasa uda 5 tahun. Kalo ditanya menyesal atau gak gw ambil S3 nya, jawaban gw si gak gitu menyesal. Toh gw dapat sesuatu yang belum bisa didapat orang lain, gw belajar banyak hal. Tapi kalo dibilang menyesal itu karena adek2 gw uda married semua, temen2 gw uda married dan sukses semua, dimana gw masih berstatus mahasiswa dan belajar. Well, setiap orang punya jalannya masing masing ada yang jalan kaki ada yang naik mobil. Anggapannya gw lagi jalan kaki ngirit buat beli mobil aja.. hahaha. Ada satu hal yang berubah setelah selama ini gw tinggal di Korea, yaitu gw uda tinggal di Korea untuk waktu yang cukup, gak perlu lebih lagi. Uda pingin balik, dan memulai sesuatu yang baru di tempat lain. hahaha.

Begitulah cerita tentang kenapa gw bisa S3 di Korea. See you di postingan selanjutnya. Apabila belum baca postingan gw sebelumnya, dibaca baca ya.

 

Ciao

Advertisements

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pengalaman Ditawarin Kerja di Korea – PaoPao's Iyagi
  2. How to Penyetaraan Ijazah Luar Negeri? – PaoPao's Iyagi
  3. Kenapa Professor Korea menyukai mahasiswa/i Indonesia untuk S2/S3? – PaoPao's Iyagi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: