Advertisements

Pengalaman Buruk di Korea [Two]

Jpeg

Hi Hi Hi,

Melanjutkan postingan gw yang sebelumnya, kali ini gw akan membahas kejadian kejadian lainnya lagi mengenai diajak mengikuti kegiatan agama di Korea. Kali ini gw mau membahas tentang kejadian di dalam kampus gw sendiri gw, melibatkan Professor dan pekerja di kampus gw. Hal ini bikin marah beberapa orang asing yang terlibat. Why? Karena mereka bawa bawa nama kampus buat hal ini.

Jadi ceritanya gini, suatu saat perwakilan mahasiswa asing menerima email dari salah satu pegawai Inha bahwa mereka mau mengadakan International Culture Festival dan mau meminta kita untuk menunjukkan tarian tarian atau nyanyian dari negara masing masing. Jadilah setiap perwakilan diajak kumpul untuk memberitahukan detil lebih jelasnya. Karena perwakilan pada saat itu sibuk, jadilah gw yang disuruh menghadirinya. Setelah rapat, gw memberitahukannya kepada perwakilan Indonesia dan akhirnya kita memutuskan untuk tidak mengikuti acaranya. Mengapa? Karena orang Indonesia sibuk semua. Hahaha. Gak ada yang mau ngurusin kegiatan ini. Tapi sebetulnya gw juga sudah berasa aneh karena ternyata ini dilakukan karena niat pribadi dari pekerja dan Professor di kampus gw. Jadi gak ada surat resmi dari organisasi resmi drai kampus gw. Ok, setelah beberapa saat, gw gak mikirin lagi ini acara.

Pada saat hari H, beberapa orang Indonesia yang tertarik mengikuti acara ini dari poster yang ditempel pergi ke tempat acaranya di dalam kampus. Karena mereka tertarik untuk melihat budaya budaya negara lain. Tapi susunan acara yang dibagikan itu sangat aneh, kenapa? Karena ada kegiatan KHOTBAH dari seorang pemuka agama mawar di acara itu. Hello?? International Culture Festival kok ada khotbah. Dari sini mulai aneh deh. Di acara itu juga dibagikan doorprize dengan hadiah Ipad terbaru pada saat itu. Baru habis selesai khotbahnya, peserta dapat menyaksikan budaya budaya dari negara lain. Tentunya ini membakar emosi dari tim tim yang sudah siap siap demi acara itu. Karena mereka jadi umpan biar banyak orang asing yang mendengarkan khotbah itu. Nah, begitu mereka protes. Pihak panitia acaranya malah jawab, jam khotbah itu diberikan karena pihak agama mawar tersebut memberikan hadiah doorprize yang tadi (iPad). What? Gak masuk akal sekali si menurut gw alasan itu. Itu artinya gak menghargai peminat agama lain yang juga merupakan peserta / performer acara tersebut. Itu kan sama saja dengan promosi terselubung.

Okay, gak cuma itu, pihak panitia itu sering mengirimi e-mail ke semua mahasiswa untuk mengikuti acara acara yang diadakan mereka. Mereka bilangnya si bukan acara agama, which is gw gak percaya sama sekali karena pada akhirnya mereka akan berusaha agar orang orang asingnya terbujuk mengikuti kegiatan mereka. Selain itu, kalo kita jalan di dalam kampus / tempat gaul / transportasi umum gitu, pasti kadang kadang kita bisa ditarik sama orang untuk melihat video yang mereka paksa untuk lihat. Setelah itu mereka pasti akan bercerita tentang a b c untuk membuat kita mengikuti mereka. Well, banyak yang tertipu juga sampe duitnya hilang. Untuk yang penghuni kos-kosan, siap siap aja pintu kamarnya diketok oleh orang yang tidak dikenal. Begitu kita buka ada 2 orang (1 cowo 1 cewe) yang menanyakan tentang agama dan kegiatan rohani kita. Sekali lagi, itu sangat menganggu privacy dari orang. Pernah juga gw ditipu sama teman kelas gw, awalnya gw diajak makan terus diajak minum kopi. Gw kira minum kopinya di starbucks gitu gitu. Eh ternyata, di ruangan klub mahasiswa dia. Sekali lagi di dalam kampus, ruangan klub mahasiswa dia. Disitu gw sama dia akhirnya berdebat karena pada akhirnya dia memaksa untuk memercayai dia. Gw si gak habis pikirnya, harus segitunya kah mencari pengikut agama masing masing? Bukankah agama itu ranah privacy, yang setiap orang diberi kebebasan untuk memilih tanpa perlu dipaksakan? Gw si jujur aja gak suka orang orang yang fanatik terhadap suatu agama, tanpa terkecuali agama itu apa. Kita semua punya akal sehat dan otak untuk memilih yang cocok buat kita tanpa perlu dipaksa right? Hahaha. Jadi serius begini, pada akhirnya gw cuma mau cerita pengalaman buruk gw di Korea kok. See you di postingan selanjutnya.

 

Ciao

Advertisements

3 Comments on Pengalaman Buruk di Korea [Two]

  1. Jusimhae Oppa…

    Ngeri baca nya.. tiba-tiba malah Oppa jadi pembawa agama mawar ke sini entarnya 😮 tidak benar itu.. *lempar garem* jauhkan bala…

    Liked by 1 person

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pengalaman Buruk di Korea [Three] – PaoPao's Iyagi
  2. Jaga Informasi Diri! – PaoPao's Iyagi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: