Advertisements

Jalan Jalan ke San Pedro de Atacama – Chile (Part 1)

Jpeg

Hi Hi Hi,

Pada postingan kali ini, gw mau share petualangan gw di San Pedro de Atacama – Chile pada saat Desember 2015. Waktu itu gw pergi buat presentasi hasil penelitian gw di kota Santiago – Chile. Karena sudah jauh jauh dari Korea ke Chile, makanya gw minta cuti 1 minggu agar gw bisa berpetualang setidaknya ke 1 tempat lain yang terkenal di Chile. Akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke desert di daerah Chile yang dinamakan San Pedro de Atacama. Lokasinya cukup jauh dari kota Santiago, jadinya gw perlu naik pesawat sekitar 2 jam. Jaraknya dari kota Santiago bisa diihat dari gambar di bawah ini.

Capture1

Untuk mencapai kota tersebut, kita harus naik pesawat ke kota lain terlebih dahulu bernama Calama. Barulah kita naik shuttle bus dari bandara ke San Pedro de Atacama. Di airport banyak agen agen travel yang menawarkan jasa shuttle bus (resmi). Walau bandaranya terhitung kecil, tapi bangunannya sangat modern dan rapi. Dan tidak ada penipu di bandara yang menawarkan taksi dengan harga selangit. Untuk jarak dari bandara di Calama ke San Pedro de Atacama bisa dilihat di gambar di bawah ini.

Capture2

Pada waktu itu gw berangkat tanggal 22 Desember jam 5 pagi dari Santiago dengan pesawan LAN, dan sampai di Calama sekitar jam 7 pagi. Lalu, gw langsung naik shuttle bus ke San Pedro de Atacama. Untuk tempat tinggal, gw memilih tempat yang lebih dekat dengan alam yaitu tenda. Lokasinya agak jauh dari kota San Pedro de Atacama, dan kalau jalan kaki makan waktu 30 menit. Tapi dari yang gw lihat di foto, gw merasa kalau gw harus coba tinggal di situ. Nama penginapannya adalah Cabanas – Camping Altos de Quitor. Waktu itu gw pesennya pake booking.com.

Setelah gw sampai di penginapan, gw beres beres dan langsung berangkat ke kota San Pedro de Atacama. Gw ditemani anjing besar penginapan sampai ke kotanya. Gak tau kenapa, tapi di seakan mau kasih tau gw jalannya. Di San Pedro de Atacama, itu kosong, gak ada apa apa. Nah untuk samperin ke tempat turis turisnya, kita harus naik mobil sendiri atau gak ikut tur. Berhubung gw sendirian, gw ikut paket tur aja deh. Setelah cari info info, akhirnya gw menemukan agen tur yang direkomendasikan oleh pemilik penginapan gw yaitu Layana. Nah akhirnya gw pilihlah paket paket yang mau gw kunjungi yaitu :

  • 22 sore = Valle de la Luna (Moon Valley)
  • 23 pagi = Lagunas Altiplanicas y Salar de Atacama (High Plateau Lagoon and Salar de Atacama)
  • 23 sore = Laguna Cejar (Cejar Lagoon)
  • 24 pagi = Geyser del Tatio (Tatio Geysers)
  • 24 sore = Termas de Puritama (Puritama Hotspring)

Gw akan membahas detil tiap paketnya secara terpisah. Di postingan ini, gw akan membahas paket tur ke Moon Valley. Tapi sebelum jam turnya berangkat, gw makan siang dan menikmati dessert dulu di sekitar kota. Sekalian jalan jalan sebentar gitu. Kebetulan gw ketemu dua orang Cina yang juga jalan jalan, dan mereka minta fotoin. Pada akhirnya mereka minta foto sama gw juga dan gw foto hasilnya. Tapi setelah itu gw gak ketemu lagi dan gak ada konteknya juga. hahaha.

So, setelah itu, gw berangkat ke Moon valley. Ternyata kalau ikut paket tur itu, kebanyakan pasangan dan gw duduk di paling belakang dijepit oleh pasangan muda mudi dan pasangan ibu anak. Di Moon Valley itu banyak garam yang terbentuk karena proses ilmiah yang sudah lama. Jadinya kita cuma boleh jalan di tempat yang sudah ditentukan. Disini ya kita lihat pemandangan pemandangan, dan mendengarkan penjelasan guidenya atas proses terbentuknya daerah sini. Setelah sesi foto foto, kita diajak ke tempat lain untuk melihat sunset. Nah di Moon valleynya itu, kita akan samperin lokasi yang berbeda beda tergantung paket tur yang kita ambil. Sama agen tur yang mana. Soalnya terlalu banyak agen tur, jadinya kalau semua ke tempat yang sama, pasti menumpuk gitu.

Untuk pertama kalinya gw ke tempat yang seperti ini di dalam hidup gw. Dan menurut gw, mengunjungi moon valley merupakan pengalaman yang cukup bagus karena gw jadi lebih mengerti tentang kekuatan alam. Sayangnya di Moon valley itu sangatlah panas, kering, dan sinar UV nya sangat tinggi. Gw sudah memakai sunblock di badan gw, tapi gw tidak pakai lip balm protection di bibir gw. Alhasil bibir gw kering dan pecah pecah. Kata siapa cowo yang pake lip balm itu lebay? Kita harus merawat diri kita agar tidak rusak kulitnya. hahaha. Kalau gw tunjukkan foto bibir gw pas waktu itu, pasti jijik si. Berdarah darah soalnya karena sinar UV dan kekeringan. Setelah selesai turnya, gw makan malam di kotanya. Pas gw mau pulang, gw baru menyadari kalau hari sudah sangat gelap. Dan gw memutuskan untuk lewat jalan besar karena gw pikir lebih terang. Ternyata salah pemikiran gw. Dari kota ke tempat penginapan gw yang berjalan 30 menit jalan kaki, gw harus jalan tanpa ada penerangan. Alhasil gw pake flash HP gw buat lihat jalan. Dan yang menyeramkannya, selama perjalanan gw mendengar suara serigala/anjing yang menakutkan. Gw berharap aja gak digigit dan menghilang begitu saja malam itu. hahaha. Gw baru sadar kalau penginapan gw itu harus digunakan apabila kita punya mobil saja. Sulit bagi pejalan kaki seperti gw. hahaha. Okay deh, see you di part 2 di link berikut ini.

Ciao

Advertisements

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Jalan Jalan ke San Pedro de Atacama – Chile (Part 2) – PaoPao's Iyagi
  2. Jalan Jalan ke San Pedro de Atacama – Chile (Part 3) – PaoPao's Iyagi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: