Advertisements

Jalan Jalan ke HongKong (Part 1)

Hi Hi Hi,

Di postingan kali ini gw mau share tentang kegiatan jalan jalan gw di Hongkong pas tahun baru 2017. Sebelum memulai tentang perjalanan ini, biasanya ada yang tanya kenapa gak tahun baruan di Korea aja? Well, gw bisa bilang kalo di Korea gak ada yang spesial untuk merayakan tahun baru. Biasanya ya paling orang orang ngumpul bersama teman temannya buat minum minum aja di Korea. Gak ada kembang api yang besar dan lama seperti di negara negara lain si. Oleh karena itu, gw memutuskan untuk ke Hongkong untuk melihat pesta tahun baru dengan kembang apinya.

Pas gw memutuskan perjalanan ini, gw mencari cari tiket pesawat yang ternyata termasuk murah untuk ukuran liburan tahun baru. Seperti yang kalian ketahui, kalau 1 Januari 2017 itu jatuh di hari Minggu. Oleh karena itu, gw naik pesawat yang nyampenya Sabtu subuh dan baliknya naik pesawat yang nyampenya Senin subuh. Jadi bisa dibilang gw hanya butuh cari penginapan di Hongkong selama 1 malam saja. BUT. Ternyata karena banyak yang ke Hongkong pas tahun baru, harga penginapan di malam tahun baru itu (Khusus di malam itu) sangatlah mahal kalau belinya deket deket. Masa untuk guesthouse yang versi dormitory itu harganya lebih dari 1.5 juta rupiah. Oleh karena itu, gw terpaksa ngambil hotel yang letaknya cukup jauh dari tengah kota. Well, dibandingkan negara lain, penginapan di Hongkong termasuk mahal untuk ukuran dan pelayanan yang diberikan menurut gw. Kita harus melupakan kenyamanan kalau mau penginapan murah di Hongkong si. hahaha.

Okay, sekarang kita mulai masuk ke cerita perjalanan gw. Dikarenakan gw nyampenya sekitar jam 3 pagi di Hongkong, gw naik bus malam ke Tsim Sha Tsui. Tapi sebelum itu, gw beli simcard untuk menggunakan WiFi selama di Hongkong. Simcardnya bisa dibeli di 7/11 yang ada di bandara. Selain itu, gw juga membeli transporation card sekalian. Disini ada satu hal yang gw lupa bawa dari Korea, yaitu tusukan buat buka simcard holder di HP gw. Akhirnya gw ngeliat sekeliling (karena banyak yang beli simcardnya) dan meminjam alat mereka buat buka simcard holder di Iphone mereka. Nah, enaknya kalau cewe jalan jalan, mereka bisa pakai anting mereka buat buka HP nya ternyata. Akhirnya, gw pinjam anting cewe Korea yang lagi buka Iphonenya juga. Setelah selesai mengurus WiFi nya, gw pergi ke halte bus malamnya. Akhirnya gw naik busnya, dan nyampe di Tsim Sha Tsui sekitar jam 4. Pertanyaannya, gw ngapain aja dari jam segitu? Well, perjalanan gw uda dimulai si sebetulnya. Jalan jalan di situ sampai tunggu matahari terbit untuk foto foto pagi hari. Bagi yang demen foto foto, sangat direkomendasikan untuk datang pas pagi hari karena sepi sekali.

Setelah foto-foto di pagi hari, gw langsung berangkat ke Lantau Island untuk melihat patung Buddha yang sangat besar di Ngong Ping 360. Well, sebetulnya tempat ini lebih dekat dari bandara. Bagi yang gak mau foto foto di Tsim Sha Tsui, mungkin bisa langsung ke tempat ini. Bagi yang ingin naik cable car nya, lebih baik langsung beli tiketnya online jadi kita gak perlu antri lama. Kalian bisa beli tiketnya di https://www.np360.com.hk/en/. Tiketnya juga dijual dalam bentuk paket paket. Paketnya itu termasuk paket menikmati berbagai attraction di Ngong Ping Village. Cable carnya kalau gak salah dibuka jam 9, dan gw nyampainya jam 9.15 gitu saat masih sepi. Gw naik cable car yang crystal dimana pijakan kaki kita itu adalah kaca tembus pandang. Mungkin ada beberapa yang takut ketinggian, tapi menurut gw gak seseram yang dibayangkan kok. hehehe. Jadilah pagi hari gw dilewati dengan keliling atraksi atraksi di Ngong Ping Village dan melihat patung Buddha. Pas balik lagi ke stasiun cable car yang awal. Gw mendapatkan kesempatan untuk menikmati cable car yang Crystal sendiri. Jadilah gw sepuas puasnya ngambil foto di dalam cable car tersebut. (Kalau sama orang lain, agak malu, tapi kalau gak ada orang lain, jadinya gak tau malu). haha. Setelah selesai, gw ke hotel untuk taruh barang gw dan istirahat sebentar.

Setelah istirahat, gw berangkat untuk kelilingin beberapa daerah di HongKong. Pertama gw ke daerah Mongkok untuk makan mie ayam yang gw pernah makan di tahun 2011 pas gw pertama kali ke HongKong. Setelah itu, gw jalan jalan aja lihat lihat sepatu olahraga. Well, tadinya si ada rencana mau beli, tapi ternyata harga sepatu yang dijual juga gak murah murah amat. Gw bisa beli di Korea dengan harga yang mirip atau mungkin lebih murah pas ada sale. Bingung juga kenapa banyak yang ke HongKong untuk beli sepatu sepatu Nike, Adidas, atau yang lainnya. Setelah dari Mongkok, gw jalan ke daerah Central dan kelilingin daerah sekitar situ. Sebetulnya jam 12 masih cukup lama, tapi udah banyak orang yang berkumpul untuk melihat kembang api. Akhirnya ya gw naik kapal dari Central ke daerah Tsim Sha Tsui. Nah mulai deh petualangan gw untuk mencari lokasi yang bagus buat liat kembang api. Karena banyak jalanan yang ditutup, akhirnya gw muter muter muter muter sendirian. Sebetulnya gw kan gak tau kembang apinya akan muncul dimana, akhirnya gw memutuskan untuk menunggu kembang api di Canton Rd. Well, itu merupakan keputusan gw yang paling salah karena gw gak bisa melihat kembang apinya dengan jelas. Ditutup gedung gedung yang ada di sekitar. Untuk melihat kembang api di Hongkong, gw sarankan beberapa hal: 1. Pesen naik cruise untuk melihat kembang api dari tengah sungai; 2. Stay dari sore di Kowloon Public Pier untuk melihat dengan jelas (Kalau udah malam, udah ditutup dan penuh dengan orang); 3. Stay di pertigaan antara Nathan Rd dan Salisbury Rd atau di sekitar Hongkong Convention Center. Nah tiga tempat itu yang menurut gw cukup jelas atau lebih jelas dibandingkan tempat gw menunggu kembang api. Intinya walau banyak orang yang menunggu kembang api di Canton Rd, jangan pernah tertipu. Mending buru buru cari tempat lain. hahaha.

Nah setelah selesai kembang apinya, gw menghubungi teman gw yang ternyata juga lagi jalan jalan bersama keluarganya di HongKong. Suatu kebetulan yang sangat luar biasa. haha. Karena teman gw itu merupakan teman satu lab gw di Korea yang udah lulus. Akhirnya gw samperin penginapan dia, dan kita jalan jalan mencari tempat makan yang masih buka. Walau akhirnya kita beli roti dan susu di convenience store, dan duduk duduk di taman saja. Karena udah lama gak ketemu, ya kita ngobrol ngobrol aja tentang dunia pekerjaan di Indonesia, masa depan, dan kabar kabar dari teman yang lain. Setelah selesai ngobrol, kita memutuskan akhirnya balik ke penginapan masing masing. Nah, karena penginapan gw lumayan jauh, gw pesen deh Uber di situ. Gw pas pesen Uber X tapi yang datang ternyata Uber Black dimana mobilnya yaitu Mercedes Benz. Kaget lah gw pas mobilnya datang pertama kali. Eh, setelah ngobrol sama pengemudinya. Di HongKong itu Uber gak gitu laku dan untuk itu ya Uber Black juga cari penumpang dengan tarif Uber X katanya. Oooo begitu. Jadilah hari pertama gw di Hongkong selesai. Tadinya si gw pengen habisin ceritanya di 1 postingan langsung. Tapi ternyata, cukup panjang. Oleh karena itu, cerita hari pertama gw selesaikan disini. Untuk cerita hari keduanya gw akan posting di postingan berikutnya. See you di postingan berikutnya.

Ciao

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Jalan Jalan ke Hongkong (Part 2) – PaoPao's Iyagi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: