Advertisements

Pengalaman Sidang S3 di Korea

Hi Hi Hi,

Di postingan kali ini gw mau share pengalaman yang masih fresh baru baru ini yaitu persiapan sidang S3. Gak tau si di negara lain gimana, tapi di Korea itu menurut gw butuh persiapan ekstra buat sidang S3. Kita gak cuma harus fokus sama materi yang harus kita bawakan, tapi kita juga harus mempersiapkan banyak hal lain si. Gw membuat postingan ini buat membantu mahasiswa Indonesia lainnya untuk mengetahui sistem persidangan di Korea. Karena gw gak ada yang ajarin, jadi bingung sendiri sebelumnya. Cuma yang perlu diperhatikan, mungkin aja sistemnya berbeda setiap kampus. Berikut step by step untuk sidang S3nya

  • Kontak Professor pengujinya yang sudah ditentukan oleh Professor pembimbing untuk menanyakan jadwal luang mereka untuk menentukan tanggal sidangnya. Jadi untuk ada 5 orang penguji yang terdiri dari 1 prof pembimbing, 2 prof dari dalam kampus, 2 prof dari luar kampus. Jadinya gw harus ngontak mereka satu per satu dua bulan sebelum perkiraan tanggal sidangnya karena mereka harus menyiapkan waktunya terlebih dulu. Karena gw diharuskan sidang bulan 5, makanya gw kontak mereka pas bulan 3 setelah disuruh Professor pembimbing gw.
  • Di bulan 4, gw submit dissertation buat sidang sebanyak lima buah ke jurusan. Nanti dari jurusan, mereka kirim ke masing masing professor penguji. Selain itu, di bulan 4 gw juga harus submit application buat sidangnya. Di applicationnya, gw harus menyertakan data pribadi dari professor penguji dari luar kampus. Gw harus meminta nomor KTP, rekening, alamat, dll dari professornya sendiri melalui e-mail. Data data pribadi itu dipakai untuk mengirimkan dissertation yang gw submit. Selain itu, untuk membayar biaya prof penguji tersebut. Sebagai informasi tambahan, untuk apply sidangnya, gw perlu membayar biaya sidang sebanyak 500,000 won (sekitar 6 juta rupiah) ke kampus.
  • Beberapa hari sebelum sidang, gw harus mulai mempersiapkan agar persidangan berjalan dengan baik, seperti:
    • Memesan ruang seminar yang dipakai untuk ruang sidang. Ruang sidang disarankan untuk dibersihkan dan diatur mejanya sesuai dengan arahan dari professor pembimbing. Selain itu, kita juga wajib memberitahukan professor pengujinya mengenai ruang sidangnya. (Pemberitahuan ulang)
    • Di hari H sidangnya, kita harus menyiapkan snack dan minuman untuk para penguji. Disarankan untuk menyiapkan kopi (Americano) dan air putih. Untuk snacknya, disarankan untuk meyiapkan cookie agak mahal (beli di toko roti) satu jenis, lalu siapka cookie murah dan buah buahan yang bisa langsung dimakan. Kalau dalam kasus gw si, professor pengujinya gak banyak makan snacknya. Tapi tetap, kita harus mempersiapkannya. Karena gw ada beberapa sisa snack gw, jadinya ya gw pake aja sisa snacknya untuk dipersiapkan di sidang. Snack snacknya ditata rapi di atas piring kertas.
    • Slide presentasi kita harus di print dimana 1 Halaman berisi 1 slide atau 2 slide paling banyak. (Jangan 1 halaman berisi 4 slide). Slide presentasinya diprint sebanyak 5 rangkap untuk masing masing professor pengujinya. Kualitas projector itu belum tentu bagus, jadinya kita harus mempersiapkan slide presentasi yang di print warna dan dijilid. Kalau kasus gw, slide presentasi gw 138 dan gw habis sekitar 80,000 won (900,000 rupiah) buat print dan jilidnya. haha.
    • Persiapkan 1 atau 2 orang lab member untuk membantu menulis pertanyaan pertanyaan dari dosen penguji. Komentar dari prof penguji ini yang akan jadi bahan revisi dan waktu kita disidang, kita tidak akan sempat untuk mencatat komentarnya satu per satu.
    • CV kita harus dipersiapkan untuk diberikan ke masing masing professor penguji. Di dalam CV yang terpenting adalah list publication kita dan list proyek proyek yang pernah kita kerjakan selama menjalani pendidikan S3.
    • Terakhir, disarankan untuk menyiapkan dissertation tambahan untuk antisipasi kalau prof pengujinya gak bawa dissertation yang sudah dikirim.
  • Setelah persiapan sidang selesai, tibalah saatnya untuk sidangnya. Di sidang yang terpenting adalah kita harus menentukan tema utama dari dissertation kita dan menjelaskannya di awal awal. Setelah itu kita harus menjelaskan kontribusi utama di tiap chapter dari dissertation kita. Biarpun chapter dari dissertation gw sudah diterbitkan di journal dan conference publication, prof penguji akan tetap menanyakan hal hal detil dari hasil penelitian kita. Untuk itu kita harus tetap bisa menjelaskan kontribusi utama dari hasil penelitian kita.
  • Setelah sidang selesai, kita akan disuruh keluar oleh ketua prof pengujinya. Lalu prof pengujinya akan diskusi mengenai hasil sidang gw. Umumnya, sidang S3 itu terdiri dalam 2 tahap. Setelah revisi, kita perlu meminta masing masing prof penguji mengecek hasil revisinya. Pengecekan hasil revisinya itu dilakukan di sidang kedua. Setelah semuanya mengecek, kita dapat membuat hard cover version dari final dissertation kita. Semuanya harus diselesaikan sebelum bulan 6 berakhir.
  • Setelah menyelesaikan semuanya, kita tinggal menunggu ijasah kita keluar di bulan 8 akhir.

Begitulah cerita pengalaman sidang S3 di Korea. Kira kira total pengeluaran buat lulus itu bisa sekitar 700-800 ribu won (9-10 juta rupiah). Semoga bisa berguna bagi lulusan lulusan S3 selanjutnya di Korea. See you di postingan selanjutnya.

 

Ciao

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: