Advertisements

Hilang Barang di Jakarta?

Hi Hi Hi,

Kali ini gw mau menceritakan pengalaman gw yang masih fresh from the oven tentang kehilangan barang di Jakarta. Dan tentunya gw akan membandingkannya di Korea. Bagi kalian yang belum pernah membaca postingan gw tentang kehilangan barang di Korea, silahkan dibaca dulu di link berikut ini. Seperti yang gw mention di postingan sebelumnya kalau orang Korea sudah terbiasa dididik untuk tidak mengambil barang yang bukan miliknya. Hal itu, mungkin tidak berlaku di negara lain, sebagai contoh teman gw yang pernah kehilangan HP di Amerika. Oleh karena itu besar juga kemungkinan kalau gw gak berharap banyak tentang keamanan di Jakarta.

Awalnya gw merasa kalau Jakarta sudah berkembang, sudah sedikit kasus kecopetan yang gw dengar di sekitar gw. Bahkan di salah satu tempat parkir yang gw sering samperin, banyak helm yang dibiarkan tanpa dikunci begitu saja padahal sudah ada spanduk agar helm selalu dititipkan. Berdasarkan kondisi seperti itu, gw membuat analisa kalau mungkin sekarang sudah lebih aman daripada dulu yang sering ada kasus helm dicuri dan sebagainya. (Atau memang yang punya helm sudah tidak perduli).

Pemikiran itu berubah berkat kejadian hari ini yang membawa gw ke kesimpulan kalau orang Jakarta masih harus lebih dididik lagi moralnya (tidak semua atau sebagian besar, tapi sebagian orang). Lebih dididik lagi etiketnya untuk tidak mengambil barang yang bukan miliknya. Etiket seperti ini harus dididik dari kecil, agar kalau sudah dewasa tidak korupsi. Menurut gw masih banyak orang tua yang membiarkan anaknya mencuri, bahkan masih banyak juga orang tua yang mencuri entah dengan cara elit ataupun tidak. Kalau cara elit ya seperti koruptor koruptor itu.

So apa kejadian hari ini? Gw hari ini berencana untuk mengantarkan seseorang yang gw sayangi ke tempat expo. Oleh karena itu, gw menjemput dia di bilangan Jembatan Lima/Besi. Kebetulan rumahnya terletak di gang yang sempit, jadi gak gitu banyak orang. Jadilah gw parkir motor di sebelah rumahnya. Selama menunggu dia, gw disuruh masuk sebentar. Karena gw berpikir hanya akan masuk paling lama 5 menit, jadilah gw menaruh 2 helm yang gw bawa di stang motor tanpa dikunci (seperti di tempat parkir yang gw biasa parkir). Setelah itu gw masuk dan memang gw gak menunggu lama, palingan sekitar 5 menit. Selama menunggu sebetulnya gw merasa tiba tiba kalau helm gw akan dicuri sepertinya, tapi ya itu gw gak mau negative thinking dulu. Apalagi daerah sekitar situ cukup kenal sama yang punya pemilik rumah. TAPI. ternyata kecurigaan gw itu benar. Begitu gw keluar, 1 helm gw sudah menghilang. eng ing eng. dalam 5 menit. Udah gitu, pintu samping rumah dan tempat parkir motor cuma berjarak 1 meter. Dan kondisi pintu itu kebuka. Langsung dalam sekejap, gw merasa bodoh kenapa gw gak kunci itu helm atau bawa helm itu masuk. Padahal helm itu baru gw beli dengan harga yang cukup mahal kalau buat gw. hahaha

Oleh karena itu, gw ingin share kejadian ini agar kita selama di Indonesia, atau negara lain yang maju pun, kita harus tetap waspada. Jangan terlalu percaya sama kondisi lingkungan yang ada karena orang jahat atau tidak beretika itu ada dimana mana. Selama ini, gw hanya merasa aman tidak akan kecopetan itu di 4 negara: Korea, Singapur, Jepang, dan Taiwan. Sangat bodoh kalau ada yang berpikir kalau di Eropa itu aman dari copet, siap siap saja kalau ke Itali, Paris, Barcelona kecopetan apabila tidak waspada. Seperti kisah salah satu teman gw yang kehilangan macbook di kereta di Europe. Semoga cerita ini berguna untuk meningkatkan kewaspadaan kita atas kecopetan. See you di postingan selanjutnya.

 

Ciao

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: